Lewati ke konten utama

Vector, List, dan Factor

Vector, list, dan factor adalah struktur data yang sering digunakan di R. Ketiganya bisa menyimpan banyak data, tetapi memiliki aturan dan kegunaan yang berbeda.

Vector

Vector adalah struktur data dasar di R untuk menyimpan banyak nilai dengan tipe data yang sama.

Penulisan Vector

nama_mahasiswa <- c("Budi", "Ani", "Citra")
nilai <- c(80, 90, 75)

print(nama_mahasiswa)
print(nilai)

Penjelasan: Fungsi c() digunakan untuk menggabungkan beberapa nilai menjadi satu vector.

Vector diakses menggunakan index yang dimulai dari 1.

print(nama_mahasiswa[1])
print(nama_mahasiswa[2])

Membuat Vector dengan Range

angka <- 1:5
angka_genap <- seq(2, 10, by = 2)

print(angka)
print(angka_genap)

Penjelasan: 1:5 menghasilkan angka 1 sampai 5, sedangkan seq() digunakan ketika kita ingin mengatur jarak antar angka.

Manipulasi Vector

materi <- c("R", "Git", "Python")

materi <- c(materi, "Data Analysis")
materi[2] <- "GitHub"

print(materi)

Penjelasan: Vector bisa ditambah dengan menggabungkan vector lama dan nilai baru. Isi vector juga bisa diubah menggunakan index.

Operasi Vector

R bisa melakukan operasi langsung ke seluruh elemen vector.

nilai <- c(80, 90, 75)

print(nilai + 5)
print(nilai * 2)
print(mean(nilai))
print(max(nilai))
print(min(nilai))

Penjelasan: Operasi nilai + 5 dilakukan ke setiap elemen. Ini membuat R nyaman digunakan untuk perhitungan data.

List

List adalah struktur data yang bisa menyimpan banyak nilai dengan tipe data berbeda.

mahasiswa <- list(
nama = "Budi",
umur = 20,
nilai = c(80, 90, 75),
lulus = TRUE
)

print(mahasiswa)
print(mahasiswa$nama)
print(mahasiswa$nilai)

Penjelasan: List cocok digunakan untuk data yang komponennya beragam, misalnya teks, angka, vector, dan boolean.

List juga bisa diakses menggunakan nama elemen atau index.

print(mahasiswa[["nama"]])
print(mahasiswa[[1]])

Factor

Factor digunakan untuk data kategori, misalnya jenis kelamin, kelas, status, atau grade.

status <- factor(c("Lulus", "Belum lulus", "Lulus", "Lulus"))

print(status)
print(levels(status))

Penjelasan: levels() menampilkan kategori unik yang dimiliki factor.

Factor berguna ketika data kategori memiliki urutan.

grade <- factor(
c("B", "A", "C", "B"),
levels = c("C", "B", "A"),
ordered = TRUE
)

print(grade)

Perbedaan Vector, List, dan Factor

  • vector menyimpan banyak nilai dengan tipe data yang sama.
  • list bisa menyimpan banyak nilai dengan tipe data berbeda.
  • factor digunakan untuk data kategori.
contoh_vector <- c(80, 90, 75)
contoh_list <- list("Budi", 20, TRUE)
contoh_factor <- factor(c("A", "B", "A"))

print(contoh_vector)
print(contoh_list)
print(contoh_factor)

Latihan Singkat

Coba buat program sederhana dengan ketentuan berikut:

  • Buat vector nilai yang berisi minimal 5 angka.
  • Tambahkan satu nilai baru ke vector.
  • Buat vector baru yang berisi nilai di atas 75.
  • Tampilkan isi vector menggunakan for loop.
  • Buat list berisi nama mahasiswa, umur, dan daftar nilai.
  • Buat factor untuk status kelulusan mahasiswa.