Lewati ke konten utama

Dasar Python

Python adalah salah satu bahasa pemrograman yang digunakan untuk scripting, otomasi, data analysis, web, dan machine learning. Pada praktikum ini, fokus awalnya adalah sintaks dasar dan cara menulis kode yang mudah dibaca.

Hello World

Langkah pertama dalam mempelajari suatu bahasa pemrograman adalah memahami bagaimana cara menampilkan informasi ke layar (output). Di Python, kita bisa menggunakan fungsi bawaan print().

print("Hello World")

Mengenal Variabel

Section sebelumnya, kita langsung menuliskan "Hello World" di dalam fungsi print(). Namun bagaimana jika kita ingin menyimpan data tersebut kedalam suatu tempat sehingga kita bisa menggunakannya di tempat lain? di sinilah kita perlu yang namanya variable.

# membuat variabel bernama 'mata_kuliah' yang berisi teks
mata_kuliah = "Pemrograman Open Source"

# menampilkan isi dari variabel
print(mata_kuliah)

Penjelasan: Variabel seperti sebuah kotak penyimpanan. Di atas, kita membuat kotak bernama mata_kuliah dan mengisinya dengan teks. Saat kita panggil print(mata_kuliah), Python tidak akan mencetak kata "mata_kuliah", melainkan isi di dalam kotak tersebut.

Aturan Penamaan Variabel

Memberikan nama pada suatu variabel dalam python memiliki beberapa ketentuan :

  • Variabel tidak boleh dimulai dengan angka, tetapi bisa diakhir dengan angka 100ribu -> seratus_ribu, ribu_100
  • Variabel tidak boleh mempunya whitespace, dash (-) ataupun spesial karakter lainnya, tetapi bisa menggunakan _ sebagai pemisah antar kata rumah-a -> rumah_a
  • Variabel tidak boleh menggunakan syntax yang ada di python. Hal tersebut jika tetap dilakukan akan membuat behavior dari python akan rusak if = 1, for = 2
  • Variabel didalam python bersifat case sensitif. variabel nama dengan Nama dalam python dianggap berbeda
nama_mahasiswa = "Budi"
Nama_mahasiswa = "Ani"

print(nama_mahasiswa)
print(Nama_mahasiswa)

Penjelasan: Dua variabel di atas dianggap berbeda karena huruf besar dan huruf kecil dibaca sebagai nama yang berbeda oleh Python.

Tipe Data

Tipe data adalah jenis nilai yang disimpan di dalam variabel. Dengan memahami tipe data, kita bisa menentukan operasi apa saja yang dapat dilakukan pada nilai tersebut.

Beberapa tipe data dasar yang sering digunakan di Python:

  • str untuk teks atau kumpulan karakter.
  • int untuk bilangan bulat.
  • float untuk bilangan desimal.
  • bool untuk nilai benar atau salah.
  • list untuk menyimpan banyak data dalam satu variabel.
nama = "Budi"
umur = 20
ipk = 3.75
lulus = True
mata_kuliah = ["Python", "Git", "R"]

print(nama)
print(umur)
print(ipk)
print(lulus)
print(mata_kuliah)

Penjelasan: Setiap variabel menyimpan nilai dengan tipe yang berbeda. nama berisi teks, umur berisi bilangan bulat, ipk berisi bilangan desimal, lulus berisi boolean, dan mata_kuliah berisi beberapa data sekaligus.

Untuk mengecek tipe data dari suatu variabel, kita bisa menggunakan fungsi type().

nama = "Budi"
umur = 20

print(type(nama))
print(type(umur))

Output yang muncul akan menunjukkan tipe data dari masing-masing variabel.

Casting Tipe Data

Casting adalah proses mengubah suatu nilai dari satu tipe data ke tipe data lain. Hal ini sering digunakan ketika data yang kita terima belum sesuai dengan kebutuhan program.

Misalnya, input dari pengguna biasanya dibaca sebagai teks (str). Jika ingin digunakan untuk perhitungan, nilai tersebut perlu diubah terlebih dahulu menjadi angka.

umur = "20"

umur_angka = int(umur)

print(umur_angka + 5)

Penjelasan: Variabel umur awalnya berisi teks "20". Setelah diubah menggunakan int(), nilainya bisa dipakai untuk operasi matematika.

Beberapa fungsi casting yang umum digunakan:

  • int() untuk mengubah nilai menjadi bilangan bulat.
  • float() untuk mengubah nilai menjadi bilangan desimal.
  • str() untuk mengubah nilai menjadi teks.
  • bool() untuk mengubah nilai menjadi boolean.
angka_bulat = int("10")
angka_desimal = float("3.14")
teks = str(100)
status = bool(1)

print(angka_bulat)
print(angka_desimal)
print(teks)
print(status)

Perlu diperhatikan bahwa tidak semua nilai bisa langsung diubah. Contohnya, teks "dua puluh" tidak bisa diubah menjadi int karena Python tidak mengenal teks tersebut sebagai angka.

Operator

Operator adalah simbol yang digunakan untuk melakukan operasi terhadap suatu nilai atau variabel. Dalam Python, operator bisa digunakan untuk menghitung angka, membandingkan nilai, atau menggabungkan beberapa kondisi.

Operasi Aritmatika

Operasi aritmatika digunakan untuk perhitungan matematika dasar.

a = 10
b = 3

print(a + b) # penjumlahan
print(a - b) # pengurangan
print(a * b) # perkalian
print(a / b) # pembagian
print(a // b) # pembagian bulat
print(a % b) # sisa bagi
print(a ** b) # pangkat

Beberapa operator aritmatika yang sering digunakan:

  • + untuk penjumlahan.
  • - untuk pengurangan.
  • * untuk perkalian.
  • / untuk pembagian.
  • // untuk pembagian bulat.
  • % untuk mengambil sisa bagi.
  • ** untuk perpangkatan.

Penjelasan: Jika a = 10 dan b = 3, maka a % b menghasilkan 1 karena 10 dibagi 3 memiliki sisa 1.

Operasi Komparasi

Operasi komparasi digunakan untuk membandingkan dua nilai. Hasil dari operasi komparasi adalah boolean, yaitu True atau False.

nilai = 85

print(nilai == 85)
print(nilai != 75)
print(nilai > 80)
print(nilai < 80)
print(nilai >= 85)
print(nilai <= 90)

Beberapa operator komparasi yang umum digunakan:

  • == untuk mengecek apakah dua nilai sama.
  • != untuk mengecek apakah dua nilai tidak sama.
  • > untuk mengecek apakah nilai kiri lebih besar.
  • < untuk mengecek apakah nilai kiri lebih kecil.
  • >= untuk mengecek apakah nilai kiri lebih besar atau sama dengan.
  • <= untuk mengecek apakah nilai kiri lebih kecil atau sama dengan.

Penjelasan: Operator == berbeda dengan =. Simbol = digunakan untuk memberi nilai ke variabel, sedangkan == digunakan untuk membandingkan dua nilai.

Operasi Logika Boolean

Operasi logika digunakan untuk menggabungkan beberapa kondisi. Operator ini sering dipakai saat program perlu mengambil keputusan.

nilai = 85
kehadiran = 90

lulus_nilai = nilai >= 75
lulus_kehadiran = kehadiran >= 80

print(lulus_nilai and lulus_kehadiran)
print(lulus_nilai or lulus_kehadiran)
print(not lulus_nilai)

Beberapa operator logika yang sering digunakan:

  • and menghasilkan True jika semua kondisi bernilai True.
  • or menghasilkan True jika minimal salah satu kondisi bernilai True.
  • not membalik nilai boolean.

Contoh penggunaan dalam kasus sederhana:

nilai = 85
kehadiran = 90

if nilai >= 75 and kehadiran >= 80:
print("Mahasiswa lulus")
else:
print("Mahasiswa belum lulus")

Penjelasan: Mahasiswa dinyatakan lulus jika nilai minimal 75 dan kehadiran minimal 80. Karena kedua kondisi terpenuhi, program akan menampilkan "Mahasiswa lulus".

Operasi Assignment

Operasi assignment digunakan untuk memberi nilai ke variabel. Operator yang paling sering digunakan adalah =.

jumlah = 10

print(jumlah)

Selain =, Python juga memiliki assignment operator yang digabung dengan operasi aritmatika.

jumlah = 10

jumlah += 5
print(jumlah)

jumlah -= 2
print(jumlah)

jumlah *= 3
print(jumlah)

Penjelasan: jumlah += 5 sama seperti menulis jumlah = jumlah + 5. Cara ini sering digunakan ketika nilai variabel perlu diperbarui dari nilai sebelumnya.

Latihan Singkat

Coba buat program sederhana dengan ketentuan berikut:

  • Buat variabel nama, umur, dan nilai.
  • Tampilkan semua variabel menggunakan print().
  • Cek tipe data masing-masing variabel menggunakan type().
  • Buat kondisi sederhana untuk mengecek apakah nilai lebih besar atau sama dengan 75.
  • Tampilkan teks "Lulus" jika kondisi terpenuhi, dan "Belum lulus" jika tidak terpenuhi.